• sl1782

Perihal Koil Detektor Emas - Gold Detector Coil


Istilah khusus pencarian emas dengan alat detektor emas.

Coil (Inggris) / Koil (Bahasa Indonesia) Coil adalah komponen utama yang teredapat di bawah shaft (tuas) detektor. Bentuknya mirip dengan piring, bulat atau kupu-kupu.

Fungsi koil sebagai antena pengirim dan penerima sinyal logam dari tanah. Ada beberapa tipe koil yang berbeda dan juga dengan teknologi yang berbeda.


Tipe Koil DD (Double D) Coils Keunggulan: • sinyal yang lebih stabil / maximum stability (khususnya di areal dengan mineralisasi tinggi) • dengan koil ini detektor (tergantung tipenya) bisa membedakan besi dan non-besi

• tidak mudah terganggu oleh interferensi (sampah logam, listrik ...)

• lebih cepat (karena radius pendeteksian besar) / maximum coverage per sweep

• koil detektor ini lebih cocok untuk pemula


Kelemahan:

• kedalaman koil ini kurang dibandingkan dengan Mono Loop Coil yang ukurannya sama


Bentuk:

Koilnya ada dua bagian. Satu untuk mengirimkan sinyal dan satu untuk menerima sinyal.

Bentuknya seperti kupu-kupu.


Monoloop Coil


Keunggulan:

• kedalaman optimal / maximum detection depth

• sensitifitas optimal

• khusus untuk detektor Pulse Induction (GPX5000, ATX, ...)


Kelemahan:

• Ketika memakai Monoloop Coil maka detektor tidak bisa membedakan besi dan non-besi,

karena itu lebih mudah terganggu oleh interferensi (sampah logam dll) dibandingkan dengan DD Coil. • Para pengguna pemula detektor emas lebih bagus memulai dengan DD koil • tidak bisa digunakan oleh VLF detektor

Bentuk: Bulat. Bentuknya mirip dengan piring.

Concentric Koils Keunggulan: • Optimal PinPointing • sensitifitas bagus • Praktis di areal sulit karena bentuknya praktis dan mudah dipakai dimana-mana. Maximum Manoeuvrability.

Kelemahan: • radius pendeteksian kecil (jadi tidak cocok untuk mendeteksi areal besar dalam waktu singkat) • sensitif terhadap gangguan (sampah logam, listrik) • sinyal dapat menjadi kurang stabil jika sedang mendeteksi disuatu areal dengan mineralisasi yang tinggi.

Bentuk: Konsentrik.


Ukuran Koil dan Pengarunya / Aplikasinya


1. Semakin besar coilnya, semakin dalam jangkauan deteksi bawah tanah / batu.

2. Semakin besar coilnya, semakin kurang sensitifitasnya.

3. Semakin besar coilnya, semakin sulit pendeteksian disuatu areal yang sulit (permukaan tidak

rata).


Kapan lebih bagus menggunakan Koil Besar dan Koil Kecil ?


Coil besar :

Jika mendeteksi di areal yang permukaannya rata maka lebih bagus memakai koil yang besar karena kedalamannya lebih bagus dan lebih cepat proses pendeteksiannya. Contoh: pantai, padang pasir, areal yang rata. Koil besar tidak direkomendasikan di areal yang banyak sampah logam. Jika tetap ingin memakai koil besar di areal seperti itu, maka harus memakai koil DD agar benda besi dan benda emas atau non-besi bisa diketahui. Koil besar direkomendasikan jika sedang mencari emas berbentuk butiran dengan ukuran sedang hingga besar. Untuk mendeteksi butiran kecil koil besar tidak cocok karena tingkat sensitifitas umumnya tidak mencukupi.


Coil kecil :

Walaupun kemampuan kedalaman deteksinya lebih sedikit dan dekat dari permukaan, koil ini lebih

sensitif dan mampu mendeteksi butiran emas walaupun sangat kecil. Umumnya terdapat lebih

banyak butiran emas kecil daripada butiran emas besar, sehingga hasil dengan koil yang kecil bisa

sangat memuaskan. Para pencari emas profesional justru lebih sering membeli koil tambahan yang

kecil. Karena radius pendeteksian koil kecil lebih kecil, maka koilnya lebih spesifik dan akurat terhadap target tertentu. Contoh: Jika sedang memakai koil besar bisa ada kemungkinan bahwa di bawah koil terdapat dua jenis target yang berbeda. Butiran emas dan tutup kemasan kaleng. Kalau begitu ada kemungkinan jika butiran emas tidak dapat dideteksi dengan koil besar.


Koil standard yang direkomendasikan.

Menurut pengalaman kami dan juga para prospektor (pencari emas ) profesional, ukuran koil yang

direkomendasikan untuk pengoperasian di lokasi umum adalah koil dengan ukuran 8 -15 inci.

Para pengguna yang berpengalaman bisa menambah koil 15 – 40 inci atau kurang dari 8 inci untuk

pengoperasian pendeteksian emas yang lebih spesifik. Hal tsb. tergantung dari aplikasi dan konteks lokal tiap pengguna detektor.


72 tampilan0 komentar

Anda ingin tahu titik emas dalam tanah di mana?

stephen-atmpromining-blog.webp

Hallo. Saya Stephen. Saya dan tim saya di ATM Promining™ membantu Anda mendeteksi dan mengolah emas. 

Silahkan Sign Up agar saya bisa kirim info terbaru. Info tersebut penting buat Anda agar bisa mencapai efisiensi yang tinggi juga. 

Jangan khawatir. Kita melayani penambang kecil maupun perusahan besar. Teknologi harus disebarkan secara sejahtera. 

Archives

Tema / Divisi

Whatsapp Chat Button.webp