top of page
  • Gambar penulisLeend

Pengujian detektor Ionika di lapangan untuk mencari emas.

Diperbarui: 30 Jan 2023

Kami dan rekan kami di luar negeri ingin bantu para penambang dan pemburu emas. Oleh karena itu kami menguji salah satu alat yang sering mereka beli yaitu detektor jarak jauh.

Kami mengundang salah satu operator yang sudah lumayan terkenal dan minta ditunjukkan cara mekanisme kerja alatnya dan kinerja saat diuji di lapangan. Didokumentasikan dengan foto dan video yang Anda bisa lihat / nonton di sini.


Pengujian berdasarkan klaim yang diumumkan operator serta manufaktur alatnya supaya fair.


Akhirnya Anda bisa mengetahui apa alatnya benar benar berfungsi, atau berfungsi sedikit atau gagal total. Silahkan membaca lebih lanjut.




Mengenai Detektor Ionika / LRod Forward Gauss VR


Deskripsi Alat Ionika Forward Gauss VR


Perangkat ini memiliki panel kontrol yang besar. Mirip dengan alat geolistrik. Kemiripan tersebut itu dengan sengaja. Kontrol box sudah didalam koper aluminium yang bagus dan rapi. Kontrol box ada beberapa tombol dan konektor untuk 2 antena Lrod.


Ada dua Lrod atau antena yang dipegang oleh operator. Panjang antena sekitar 35-40 cm. Ada pegangan untuk tangan supaya tangan tidak ada kontak langsung dengan antena. Peganggan itu ada koneksi kabel ke sebuah perangkat elektronis. Operator mengikatnya komponen ini di pinggangnya.


Ionika / long locator di kasus ini tidak terbuat dari kayu tapi sudah agak modern dan terbuat dari semacam antena, komponen elektris dan semacam kontrol panel.



Cakupan benda yang mestinya terdeteksi dengan Ionika / Lrod


Operator long range detector ini seharusnya mampu menemukan tembaga, perak, emas, batu permata berharga, timah, permata, dan aluminium. Itu sesuai dengan klaim dia sendiri dan spesifikasi alat.



Kedalaman Alat Detektor Ionika / Lrod


Perangkat pelacak jarak jauh ini namanya Ionika Forward Gauss VR-1000B-II. Operatornya mengaku bahwa dia bisa menemukan emas pada jarak hingga 1000 meter dan kedalaman dalam tanah 50 hingga 100 meter. Kadang kadang bahkan lebih dari itu.


Klaim Jarak Pendeteksian

Horisontal: hingga 1000 m

Vertikal: 50 hingga 100 m



Foto Perangkat Ionika




Operator Ionika


Kita panggil seseorang yang mengaku dia seorang geolog dan bisa menemukan emas di kedalaman sangat dalam pakai perangkat khusus. Dia menggunakan long range detektor (Ionika / Lrod).




Skenario Pengujian Alat Ionika / Lrod


Jenis Benda yang harus dideteksi


Sesuai dengan spesifikasi alat, kami ingin menguji kemampuan alat Ionika tersebut untuk mendeteksi emas. Operator dan alatnya klaim bahwa mereka bisa mendeteksi emas tanpa diganggu oleh batu-batu yang lain. Maka bisa mencapai hasil yang spesifik dan akurat.


Untuk itu kami menyediakan sebuah batu yang mengandung emas banyak. Emas di batu tersebut juga bisa dilihat dengan mata langsung. Maka jenis benda yang kita mau menggunakan untuk menguji alatnya memang sesuai dengan klaim operator dan juga spesifikasi perangkat sendiri.



Preparasi Skenario Pengujian Ionika di Lapangan


Kami sediakan 10 ember. Hanya di dalam salah satu emas ada emas. Ember lain tidak ada isi sama sekali atau tanpa isi sama sekali.


Sekali lagi, emas hanya di 1 ember saja. Dari 10 ember.

Batu emas tersebut ada di ember nomor 2.




Saksi proses pengujian


Orang-orang yang terlibat untuk menyaksikannya yaitu …

  1. Pak Victor Mollo

  2. Pak Laurence Sendeu dan

  3. Pak Jean Louis

Saksi yang hadir memiliki kualifikasi dan pengertian terkait teknologi yang tepat.


Pak Louis adalah mentor dalam program Start Your Own Gold Mine. Dia, seperti ATM Promining, mengajarkan cara menambang emas ramah lingkungan kepada kalangan tambang rakyat maupun industri. Sama misi dan visi Pak Louis sama dengan ATM Promining. Mengarah para penambang ke metode dan sistem pengolahan emas yang efisien, murah dan ramah lingkungan.


pengujian dan penguji detektor jarak jauh
Jean Louis saat menyediakan lapangan pengujian. Di ember di foto ini tidak ada isi emas.

Kegiatan Operator Ionika Saat Pengujian


Perakitan detektor Ionika


Alat diletakkan dan dirakit di taman dan antenanya dipasang yang konon mampu menerima informasi dari alat yang dipakai operator.


Dia menetapkan kontrol box dan antena utama di jarak tertentu dari dua antena yang dipegang dengan tangan. Kita bertanya dia apa jaraknya sudah benar atau tidak supaya memastikan segala posisi alat tepat dan sesuai aturan alatnya serta arahkan operatornya. Sesuai. Dia menguji fungsionalitas alatnya. Lengkap. Baik. Kegiatan bisa berlangsung.



Penjelasan terkait mekanisme kerja Ionika


Operator menjelaskan bahwa Ionika ini bisa menunjuk ke benda yang diinginkan, seperti emas misalnya. Namun alat ini juga mampu mendeteksi berlian, batu permata dan harta karun lain yang diinginkan. Semua hal itu juga telah dibantah secara ilmiah. Tapi untuk sementara kita biarkan dia bicara saja.Tentu saja dia sediakan banyak cerita mengenai penemuan dia yang luar biasa.



Pencarian emas memulai


Setelah semuanya dirakit, dijelaskan dan siap untuk digunakan, operator mulai mencari emasnya. Tangan di dekat badan. Cara pegang alatnya harus benar katanya. Dia mulai berjalan pelan pelan dan memperhatikan antena dan gerakan antenanya. Antenanya kadang bergerak. Maka dia berubah posisi dan jalan ke arah yang diindikasikan oleh antena Ionika.


Saat dia tiba dan menguji ember antena Ionika berubah posisi sampai dua antena saling silang. Itu tanda keberadaan target yang diinginkan di titik itu, katanya.


<