top of page

Remote Sensing (Citra Satelit) untuk Penambang Emas

  • Gambar penulis: Leend
    Leend
  • 8 jam yang lalu
  • 3 menit membaca

Seri Blog Praktis 13 Bagian

Eksplorasi emas tidak berubah karena emasnya berubah.Yang berubah adalah cara kita melihat dan memahami medan.


Peta geologi dan topografi Indonesia yang digunakan untuk analisis potensi wilayah emas dengan remote sensing.

Dulu, kalau mau memahami suatu daerah, geolog harus:

  • memetakan manual,

  • membaca foto udara hitam-putih,

  • jalan kaki berhari-hari,

  • dan menggabungkan semuanya di atas kertas.


Sekarang, banyak pekerjaan itu bisa dilakukan sebelum turun ke lapangan, hanya dengan:

  • citra satelit,

  • peta elevasi (DEM),

  • dan peta geologi yang bisa diakses umum.


Semua ini biasa disebut remote sensing.Dalam praktiknya, ini berarti melihat medan dari atas sebelum bekerja di bawah.

Seri blog ini menjelaskan bagaimana remote sensing benar-benar dipakai oleh penambang emas, bukan teori kampus, bukan bahasa promosi, dan bukan buku manual software.


Kenapa seri “Remote Sensing untuk Penambang Emas” ini dibuat


Banyak penambang sudah memakai Google Earth.Itu bagus — tapi biasanya baru langkah pertama.


Masalahnya:

  • sedikit yang benar-benar memahami peta elevasi (DEM),

  • lebih sedikit lagi yang menggabungkan citra satelit, bentuk medan, dan geologi,

  • akhirnya banyak keputusan dibuat berdasarkan “rasa” atau kebiasaan.


Akibatnya:

  • terlalu banyak lokasi dicoba,

  • petunjuk geologi yang sebenarnya jelas terlewat,

  • dan waktu habis di tempat yang kelihatannya menarik, tapi secara logika kecil peluangnya.


Seri ini dibuat untuk membantu menambang dengan otak dulu, baru tenaga.


Seri ini ditujukan untuk siapa


Seri ini ditulis untuk:

  • penambang emas tradisional dan skala kecil,

  • pencari emas (prospektor),

  • tim eksplorasi junior,

  • siapa pun yang ingin mengurangi coba-coba dan memperbesar peluang.


Bahasanya sederhana.Logikanya praktis.Tidak ada janji “emas bisa ditemukan dari komputer”.


Apa yang dibahas — dan apa yang tidak


Yang dibahas

  • Cara memakai citra satelit dengan benar

  • Cara membaca peta elevasi dan bentuk medan

  • Cara melihat sungai, teras, dan alur lama untuk emas aluvial

  • Cara menggabungkan peta geologi dengan kondisi lapangan

  • Cara menyaring area sebelum turun ke lokasi


Semua dibahas dengan logika lapangan, bukan rumus.


Yang tidak dibahas

  • Pengganti kerja lapangan

  • Buku geologi berat

  • Teknik pemrosesan citra yang rumit

  • Jalan pintas yang menjamin dapat emas


Remote sensing itu alat bantu di awal, bukan alat sulap.


Analisis citra Landsat yang menunjukkan perubahan alur sungai dan kestabilan sungai untuk eksplorasi emas aluvial.
penampang-teras-sungai-emas-aluvial

Contoh sederhana cara berpikirnya

Dengan citra satelit dan DEM, kita bisa:

  • melihat sungai lama yang sudah tidak aktif,

  • mengenali teras sungai di atas alur sekarang,

  • melihat titik sungai melambat atau berbelok,

  • memahami kenapa emas lebih mungkin tertinggal di satu tempat dibanding tempat lain.


Hal-hal seperti ini dulu harus ditebak di lapangan.Sekarang bisa diperkirakan sebelum berangkat.


Jadwal terbit seri blog

Ini adalah seri 13 bagian.

Artikel baru terbit setiap hari Senin pukul 18.00.

Setiap artikel saling berhubungan, tapi juga bisa dibaca sendiri-sendiri.


Daftar lengkap seri 13 bagian


Bagian 1

Remote Sensing untuk Penambang Emas – Kenapa Melihat dari Atas Itu PentingApa itu remote sensing dan kenapa gambaran besar lebih penting daripada detail kecil.


Bagian 2

Mulai dari Gambaran Besar – Cara Berpikir Regional untuk Penambang EmasKenapa banyak orang terlalu cepat fokus ke titik kecil.


Bagian 3

Sensor Pasif dan Aktif – Apa Artinya di LapanganPenjelasan sederhana tanpa istilah teknis.


Bagian 4

Citra Satelit untuk Emas – Apa yang Bisa dan Tidak Bisa DilihatBiar tidak salah harapan.


Bagian 5

Cara Kerja Gambar Digital Tanpa Pusing

Piksel, resolusi, dan kenapa “gambar tajam” belum tentu berguna.


Bagian 6

Tiga Teknik Citra yang Benar-Benar Berguna

Bukan semua fitur, hanya yang penting.


Bagian 7

Alat Gratis yang Layak Dipakai Penambang Emas

Mana yang membantu, mana yang buang waktu.


Bagian 8

Peta Publik dan Portal Data di Indonesia

Cara memakai peta geologi dan peta medan Indonesia dengan benar.


Bagian 9

Memakai DEM dan Bentuk Medan untuk Emas Aluvial

Apa yang dulu dikerjakan manual, sekarang bisa cepat.


Bagian 10

Belajar Membaca Medan

Seperti GeologTanpa harus jadi geolog.


Bagian 11

Dari Peta ke Target Lapangan

Cara menyusun prioritas lokasi.


Bagian 12

Kesalahan Umum yang Sering Menyesatkan

Agar tidak salah langkah.


Bagian 13 (Terakhir)

Memakai Remote Sensing dengan Bijak

Menempatkan semuanya pada posisi yang benar.



Cara mendapatkan manfaat maksimal


Supaya seri ini benar-benar berguna:

  • baca berurutan kalau masih baru,

  • langsung coba ke satu area nyata,

  • jangan langsung pakai data resolusi tinggi,

  • dan selalu cek hasilnya di lapangan.


Remote sensing tidak menggantikan pengalaman.Tapi bisa menghemat waktu dan tenaga.



Sebelum kita mulai


Emas tetap ditemukan di tanah. Remote sensing tidak mengubah itu. Yang berubah adalah cara memilih lokasi dengan lebih masuk akal.

Artikel pertama akan terbit Senin depan pukul 18.00.


Kalau Anda bekerja dengan emas — terutama emas aluvial atau daerah yang medannya rumit — seri ini akan membantu Anda berpikir lebih jernih, mengurangi kerja sia-sia, dan membuat keputusan yang lebih baik.


Komentar


stephen-atmpromining-blog.webp

Hallo. Saya Stephen.

 

Saya dan tim saya di Promining™ membantu Anda mendeteksi dan mengolah segala jenis emas. 

Thanks for registering.

Ahli-Pendeteksian-Emas-ATM-Promining_edited.png

Signup . Kamu juga bisa detektsi emas.

Bersama Promining,
Penambang Saling Maju. 

Promining Tokopedia Shop Logo

Metal Detection Center Indonesia

Promining™ . PT Xpertum Henze Karsa

Jl. Warung Buncit Raya No. 99 RT.7/RW.5, Kalibata Kec. Pancoran Kota Jakarta Selatan Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12740, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12790

  • Divisi Pengolahan Mineral

  • Divisi Detektor Emas          

​Jam Kantor:  

Sen. - Kam. 9.00 – 18.0

Jum. 9.00 - 11.30 dan 13.00 - 18.00

Copyright © 2013-2024. All Rights Reserved.

bottom of page