Search Results
192 hasil ditemukan dengan pencarian kosong
- ATM PROMINING in TBY thebusinessyear Magazine
Direktor ATM Promining Indonesia dalam Interview / wawancara dengan tim TBY (The Business Year Magazine) dari London, Belanda dan Prancis. Dalam interview itu dia menjelaskan mengenai perkembangan bisnis ATM Promining dan bidang tambang emas di Indonesia, terutama segmen skala tambang rakyat sampai skala menengah. Challenges and plans for future, Indonesian regulatory framework and political influences as well as the outlook for the next year. The Interview will be published in the 1st edition of The Business Year magazine dedicated to Indonesia which also comprises interviews with Indonesia's president as well as other industry leaders.
- Video Detektor Monster1000
Video mengenai detektor emas model Monster1000. Model detektor terbaru dari Minelab. Buatan Australi. Garansi 2 tahun. Alatnya sangat sensitif terhadap butiran emas halus juga. Silahkan nonton videonya dulu dan cek info lebih lanjut di link ini: Monster1000 Minelab. Kalau ada pertanyaan atau perlu konsultasi silahkan menghubungi kami langsung atau bertanya melalui komentar di bawah ini. You are welcome.
- Beli Detektor Emas. Bayar Cicilan Bisa.
Klien ATM Promining bisa memilih banyak opsi pembayaran termasuk cicilan / angsuran. ATM Promining menawarkan 20 opsi pembayaran baru sekarang untuk penambang emas. Sekarang Anda bisa membeli Garrett dan Minelab Gold Detectors serta ATM Promining peralatan pertambangan dengan pilihan pembayaran berikut: + Kartu Kredit Visa, Master dan JCB cards. + Doku E-Wallet. + Melalui toko Alfamaret, Alfamidi, Alfaexpress dan Lawson. + Internet Banking Bank Mandiri Clickpay, BCA Klikpay, Permata Net dll. + Melalui ATMbersama. + Melalui transfer Bank (semua bank). + Pembayaran cicilan. DAFTAR DETEKTOR EMAS DAFTAR DETEKTOR BARANG PENINGGALAN Selain pilihan pembayaran yang disebutkan di atas, kami juga terus memproses metode pembayaran lainnya seperti pembayaran tunai, uang muka, transfer bank langsung tentunya. Prosesnya benar-benar aman dan terakreditasi dan opsi pembayaran baru dikelola oleh Gateway Pembayaran Independen yang menjaga kami dan klien kami aman dan terjamin. Anda akan menemukan link di bawah produk kami yang memungkinkan Anda memproses pesanan secara online dengan aman. Anda bisa membayar detektor emas atau peralatan pertambangan emas Anda secara tunai, melalui Supermarket lokal Anda, pembayaran dengan Kartu Kredit atau melalui ATM. Anda bahkan bisa membayar dengan cicilan. Apa pun yang Anda inginkan, tersedia sekarang. Tidak ada biaya tambahan. Layanan ini gratis untuk pelanggan Promining. Tim ATM Promining Anda.
- News - Improvements - Upgrades - Changes
Mulai April 2017 Washer Truck & Trommel Truck News Produksi lebih dekat. Bogor. Easy inspection and visit. New Quality Management. Improved turning circle. Transportasi lebih mudah lagi. Waktu produksi lebih cepat. Improved & upgraded specifications. 1 Year Warranty (Parts & Service)
- Detektor Emas Terbaru: Monster1000 Minelab
New Gold Detector by Minelab. Monster1000 Minelab baru mengeluarkan model alat deteksi emas yang baru. Namannya Monster1000. Detektor emas ini mengunakan teknologi VLF (Very Low Frequency) dengan frekuansi setinggi 45 khz. Karena frekuensi khz tinggi maka detektor Monster1000 mampu mendeteksi butiran emas besar maupun yang halus. Monster1000 cocok untuk pemula maupun prospektor serius. Cara operasionalnya mudah, desin alatnya kompak dan ringgan. Paket detektor ini sudah termasuk dua koil (sensor). Satu yang kecil (5 inch) dan satu yang ukuran sedang (10x6 inch). Untuk 10 unit yang pertama di Indonesia ada penawaran khusus. First comes first served. Kesimpulan: detektor yang terbaru (April 2017) teknologi Advanced VLF alatnya mampu mendeteksi butiran emas lebih halus alatnya kompak dan ringan ada penawaran khusus (terbatas) cara operasional sangat mudah (otomatis)
- Larangan air raksa dan cara tambang alternatif
Tanggapan Terhadap 7 Instruksi Presiden RI Terkait Penggunaan Merkuri Pada Pertambangan Emas Rakyat Indonesia termasuk dalam salah satu wakil pemerintah dari 128 negara yang telah sepakat mengadopsi perjanjian baru tentang merkuri, dinamakan Konvensi Minamata tentang Merkuri, di Kumamoto, Jepang pada 10 Oktober 2013. Saat ini 38 negara telah meratifikasi dan akan berlaku setelah 50 negara meratifikasinya.[1] Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo memimpin rapat terbatas mengenai penghapusan penggunaan merkuri pertambangan rakyat di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis, 9 Maret 2017. Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden Joko Widodo menyampaikan Tujuh Instruksi Presiden terkait Penggunaan Merkuri pada Pertambangan Rakyat.[2] “Sekalipun tidak dibarengi dengan formalisasi instruksi tersebut dalam produk hukum, masyarakat sipil mengapresiasi dan menyambut baik instruksi Presiden untuk penghapusan merkuri di pertambangan emas, baik skala kecil maupun skala besar,” kata Krishna Zaki dari BaliFokus. Betul, air raksa tidak sesuai. Kurang efisien, bahaya dan lumayan mahal. Tetapi ... prosesnya dan cara penggunaannya sederhana maka mayoritas penambang rakyat di Indonesia menggunakan air raksa. Kami harap bahwa pemerintah akan menolong menyuport dan membimbing para penambang emas yang mau mencoba cara dan alat ektraksi dan pemisahan emas yang lebih tepat. Jadi tidak hanya ada larangan tapi dengan promosi solusinya juga. - Promining™ Team “Kemauan politik dan koordinasi multipihak merupakan kunci untuk mengimplementasikan Rencana Aksi Nasional, terutama menegakkan hukum dan pemulihan. Antar Kementerian dan Lembaga harus mampu membuat mekanisme implementasi bersama yang terintegrasi, serta bisa memonitor dan mengevaluasi kinerja berbagai pihak yang terlibat secara terukur, termasuk kinerja Pemerintah Daerah,” kata Margaretha Quina dari ICEL. Instruksi ini diharapkan menjadi penanda bahwa eksekutif akan mempercepat realisasi tindakan-tindakan yang dibutuhkan dalam merespon permasalahan terkait penggunaan merkuri, dengan optimalisasi koordinasi antar kementerian maupun antar pusat dan daerah. “Praktek tambang emas skala kecil tersebar di seluruh Indonesia dan membutuhkan regulasi serta peraturan yang jelas agar dampak kegiatan terhadap kehidupan warga saat kegiatan berlangsung dan paska kegiatan dapat dikendalikan,” tambah Budi Susilorini dari Pure Earth/Blacksmith Institute. “Instruksi Presiden ini merupakan langkah yang baik tetapi memerlukan beberapa aksi tambahan agar dapat merespon penyebab dan dampak merkuri secara holistik agar keberlanjutan lingkungan dan pembangunan generasi mendatang diperhatikan,” kata Dwi Sawung dari WALHI. Kami menghimbau perlunya pengambilan langkah-langkah konkrit oleh Presiden RI dan jajarannya sebagai berikut: Pertama, Untuk menguatkan komitmen politik untuk merealisasikan instruksi Presiden tersebut, kami memohon anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang terhormat untuk dapat segera menyetujui proses ratifikasi Konvensi Minamata tentang merkuri yang dikoordinasikan oleh KLHK, mengingat dampak pencemaran merkuri yang terjadi di 850 titik panas di 27 propinsi sudah cukup kritis. Selain itu, Naskah Akademik RUU Ratifikasi Konvensi Minamata juga hendaknya disampaikan secara transparan dan partisipatif kepada masyarakat. Kedua, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral perlu memastikan penataan dan aturan yang jelas untuk kegiatan pertambangan emas rakyat, antara lain melalui formalisasi, sehingga pelaku kegiatan memiliki akses untuk mendapatkan pembinaan dari pemerintah untuk teknik yang ramah lingkungan. Selain itu penataan wilayah kegiatan disarankan agar tidak bercampur dengan wilayah pemukiman sehingga mencegah terjadinya dampak lingkungan dan gangguan kesehatan manusia. Studi menunjukkan bahwa kerugian biaya di bidang kesehatan dan sosial-ekonomi akibat merkuri bisa mencapai 12-24 milyar Rupiah per tahunnya.[3] Pemantauan secara berkala dari pemerintah serta penerapan sanksi kepada yang melanggar aturan perlu dilaksanakan dan memberikan insentif bagi yang menjalankannya sesuai peraturan perundangan. Ketiga, instansi yang bertanggungjawab di bidang sumber daya mineral beserta perdagangan baik di pusat maupun daerah juga diharapkan untuk melarang dan menghentikan produksi merkuri lokal yang memproses cinnabar dari berbagai pulau dan melarang keras perdagangan di wilayah Republik Indonesia serta mengekspor merkuri. Selain itu, potensi sumber merkuri lainnya sebagai produk samping dari sektor minyak dan gas, perlu diinventarisasi, diatur dan dipantau agar merkuri yang ditangkap atau diproses tidak diedarkan ke pasar lagi. Teknologi pengolahan emas tanpa kimiawi perlu didorong dan diperkenalkan dibarengi dengan pembinaan teknis dan dalam konteks Rencana Aksi Daerah penghapusan merkuri di tambang emas skala kecil. Keempat, terkait perlindungan lingkungan hidup sebagai warisan untuk generasi mendatang, kami memohon Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mengidentifikasi lokasi-lokasi lahan terkontaminasi merkuri dan menyusun strategi pembersihannya. Kelima, perlu dipikirkan bersama-sama, di bawah arahan Kementerian Kesehatan, mekanisme identifikasi korban terduga keracunan merkuri dan penanganan penderita sejenis penyakit Minamata di daerah-daerah PESK serta strategi pencegahan keracunan merkuri lebih jauh. Selain lahan tercemar, dampak keracunan merkuri pada manusia juga merupakan warisan jangka panjang yang harus ditangani serius oleh pemerintah karena menyangkut ketahanan nasional. Contoh alternative untuk air raksa. Konsentrator emas seperti SFS Konsentrator mampu mencapai efisiensi di atas 90% untuk emas kasar maupun yg halus. Dan jauh lebih cepat daripada mendulang! Hanya perlu alatnya, air dan material yang menggandung emas. Paparan merkuri dapat merusak sistem saraf, ginjal, dan sistem kardiovaskular. Sistem organ pertumbuhan, seperti sistem saraf pada janin, merupakan sistem yang paling sensitif terhadap efek racun dari merkuri, meskipun hampir semua organ tubuh juga rentan. Paparan merkuri pada manusia bisa terjadi terutama melalui konsumsi ikan yang terkontaminasi merkuri. Namun demikian beras yang tercemar merkuri dan kontak langsung dengan uap merkuri juga dapat menjadi sumber paparan merkuri. Perjanjian baru tentang merkuri ini mengatur perdagangan dan peredaran merkuri, pembatasan dan penghapusan penggunaan merkuri dalam produk dan proses industri, pengelolaan merkuri di tambang emas skala kecil (PESK), pengendalian emisi dan lepasan merkuri ke udara, air dan tanah, pengelolaan limbah merkuri dan penyimpanan stok merkuri, dan remediasi lahan tercemar merkuri. UNEP Global Mercury Assessment 2013, menyatakan bahwa tambang emas skala kecil (Artisanal and Small-scale Gold Mining/ASGM) diidentifikasi sebagai sumber emisi merkuri terbesar dari penggunaan merkuri yang disengaja. Di Indonesia, sumber emisi dan lepasan merkuri tertinggi berasal dari sektor PESK (57.5%), produksi minyak dan gas (10.8%), pembakaran batubara (9.9%), pembakaran sampah dengan insinerator dan pembakaran terbuka (9.3%), serta pembuangan limbah (8%).[4] Berdasarkan hasil studi inventarisasi merkuri di Indonesia tahun 2012, lepasan merkuri ke lingkungan sekitar 339,250 kg Hg/tahun, sekitar 59,37% dilepas ke udara, 15,5% dilepas ke air dan 14% dilepas ke tanah/sedimen. Sektor PESK Indonesia melepas total emisi sekitar 195 ton/tahun, atau sekitar 20% dari total emisi merkuri PESK global. BaliFokus adalah organisasi non-pemerintah di Indonesia yang bekerja untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, kualitas hidup dan mengadvokasi lingkungan yang bebas-racun bersama-sama dengan semua pemangku kepentingan secara berkelanjutan. Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) adalah lembaga advokasi hukum lingkungan yang berorientasi perbaikan kebijakan dan hukum, peningkatan kapasitas, serta pendampingan bagi masyarakat terdampak maupun pemerintah untuk perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang lebih baik. Pure Earth/Blacksmith Institute adalah lembaga nirlaba yang memiliki misi untuk mengidentifikasi dan membersihkan lahan tercemar di dunia ketiga di mana konsentrasi racun berdampak buruk pada kesehatan manusia. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) adalah organisasi lingkungan hidup yang independen, non-profit dan terbesar di Indonesia yang ada di 27 propinsi dengan total 479 organisasi anggota dan 156 anggota individu (terhitung Desember 2011) [1] Minamata Convention on mercury. Countries: signatories and ratification http://www.mercuryconvention.org/Countries/tabid/3428/language/en-US/Default.aspx [2] Tujuh Instruksi Presiden terkait Penggunaan Merkuri pada Pertambangan Rakyat https://www.setneg.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=13438&Itemid=55 [3] Kerugian Ekonomi Akibat Polusi Merkuri di Indonesia http://www.balifokus.asia/single-post/2017/03/08/Kerugian-Ekonomi-Akibat-Polusi-Merkuri-di-Indonesia [4] Kania Dewi. 2012. Inventory of mercury releases in Indonesia. BaliFokus.
- Alat Tambang Emas untuk di Papua
Shipment mesin tambang emas. Dikirim ke Papua. Set mesin tambang emas untuk di Nabire. Dompeng emas akan kerja di lobang yang berair dan di sungai untuk menyedot pasir, kerikil dan emas. Emasnya disaring langsung. Dompeng (lanting emas) bisa menurunkan ongkos operasional dan bisa bekerja di areal yang sudah sulit dikerja dengan excavator. Pompa air khusus dengan proteksi inlet (double protection) mampu untuk menurunkan tingkat air dalam lobang tambang agar exca dan dredge bisa kerja dengan lebih efisien lagi. US Sluice akan memproses konsentrator dari sluice (karpet emas) dan dredge (dompeng selam) agar lebih bersih. Jadi hemat waktu dan efisien, tanpa merkuri (air raksa) atau bahan kimia lain. Green mining. Pengiriman melalui truk dari workshop ke pelabuan. Dari sana pakai kontainer ke Papua. ATM Promining Workshop Bogor. SGH Promining Workshop Sumatra Utara.
- Alat / Piring Dulang Emas Terbaru
Pro Gold adalah set alat dulang emas manual yang baru. Struktur dan topografi alat sudah sesuai dengan sains prospecting untuk mencapai efisiensi paling optimal. Set peralatan dulang emas ini sudah termasuk ... 15-inch Dual Riffle Pan (Piring Dulang Dual Riffle ukuran 15 inci ). 10-inch Single Riffle Pan (Piring Dulang Single Riffle ukuran 10 inci). Hex-Mesh Classifier (Saringan Hex Mesh untuk menyaring bahan baku). Convertible Carry Bag (Tas untuk set dulang. Bisa dipakai sebagai tas biasa atau backback.) Iron-Separator Magnet Double-Loupe Magnifier (3×, 5× magnification) Vacuum Suction Bottle Gold Transfer Pipette Micro-Gold Storage Vials Getting Started Guide BELI PROGOLD SET
- Forkopimda Tawarkan Solusi WPR Bagi Penambang Ilegal
Reference: Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari. Rabu, 7 September 2016. BANGKAPOS.COM Polisi tak hanya menghentikan aktifitas tambang timah ilegal, tapi juga akan berupaya mencari solusi bagi rakyat penambang. Caranya, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangka, persoalan penambangan rakyat akan dipecahkan. Hal ini diutarakan oleh Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana diwakili Kabag Ops Kompol RM Rajadewa dikonfirmasi Bangka Pos Group, Rabu (7/9/2016). Berbagai upaya kata Rajadewa, sudah dilakukan. Polisi sudah berkali-kali merazia para penambang ilegal. "Tindakannya, baik itu preventif, dan refresif terukur," katanya. Namun, penambang masih saja membandel. Padahal katanya, tindak tegas pihak kepolisian beberapa waktu lalu telah dilakukan, mulai dari memusnahkan peralatan tambang melalui cara dibakar, hingga menangkap beberapa pelakunya. "Tapi penambang masih tetap membandel," sesal Rajadewa. Oleh karenanya menurut Rajadewa, Polres Bangka bersama Bupati Bangka atau Forum Kominkasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), berupaya mencari jalan keluar, dengan cara menetapkan wilayah tambang rakyat (WPR). "Ini sebagai solusi yang sedang dibahas Pak Bupati Bangka, bersama Forkopimda," katanya. Mengenai penertiban tambang pasir timah ilegal (TI Rajuk) di sepadan Pantai Tanjungratu Sungailiat, Selasa (6/9/2016) lalu, menurut Rajadewa, merupakan langkah penegakan hukum yang harus dijalankan.Namun WPR tak begitu saja dapat ditetapkan, melainkan harus ada kajian lebih dulu, melibatan beberapa instansi, seperti dinas kehutanan, badan lingkungan hidup, dinas pertambangan enerdi dan sebagainya. "Forkopimda akan mencari solusinya. Apakah nanti misalnya dibuat sebuah WPR, wilayah penambangan rakyat seperti di Beltim yang sudah berjalan. Disini juga akan kita pikirkan untuk kepentingan masyarakat," katanya. "Kita tetap mengupayakan agar penambang di Tanjungratu membongkar seluruh peralatan TI rajuknya sampai bersih, jangan sampai ada aktifitas lagi," kata Rajadewa memastikan, tempat penambangan ini merupakan kawasan terlarang karena kategori hutan lindung pantai (HLP). Rajadewa memastikan, tak hanya Tanjungratu, tapi beberapa tempat terlarang akan tetap menjadi taget operasi polisi, khususnya kawasan hutan produksi atau hutan lindung yang ditambang. Seperti halnya, TI di Sungai Perimping Riausilip, termasuk bagian yang sedang dibahas Forkopimda. "Forkopmda juga duduk bersama mencari penyelesaiannya. Karena sudah berulang-ulang kita tetibkan TI Perimping. Kita imbau secara baik-baik, kita menahan beberapa oirang penambang, kita bongkar dan musnahkan peralatan TI (bakar), namun penambang di Sungai Perimping masih juga tidak jera," katanya. Sehingga, WPR menurut Rajadewa diharapkan menjadi solusi yang paling tepat agar rakat tetap dapat menambang. "Namun WPR-nya bukan disitu, bukan di Perimping, tapi tentunya WPR akan ditetapkan di lokasi yang tidak bemasalah, tidak termasuk kawasan hutan. Karena kalau kawasan hutan bagaimana pun tetap tidak diperbolehkan untuk ditambang," tegasnya.
- Black Mamba Goes Kalimantan
Alat Tambang Emas Modern Di KalSel Tujuan: Tabalong, Kalimantan Selatan Model: Black Mamba Gold Dredge Klien: Korporate Kapasitas: 90-120 meter kubik per jam ExW: Juni 2016 Team Size: 3-4 WE WISH THE CLIENT A LOT OF GOLD IN SHORT TIME AND SMOOTH MINING OPERATIONS!!! Salam Tambang.
- Deteksi Harta Karun di Bali
Koin kuno Cina. Koin kuno Arab. Koin kuno VOC. Koin ritual Hindu. Koin Republik Indonesia. Koin historis lain. Cincin perak, emas dll. Gelang kaki dan perhiasan emas / kuno. Ingin mendeteksi harta karun juga? Start your treasure hunt now. START NOW BY CHECKING TREASURE DETECTORS
- PENAMBANGAN GALIAN C BOYOLALI
Kali Apu Bakal Dibagi Jadi Dua Kawasan Tambang Solopos.com, BOYOLALI Penambangan galian C Boyolali, Pemprov Jateng membagi Kali Apu menjadi dua kawasan tambang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng akan membagi Kali Apu menjadi dua kawasan yakni untuk penambangan manual dan penambangan dengan alat berat. Pemprov Jateng batal menjadikan seluruh kawasan Kali Apu sebagai penambangan rakyat karena hingga saat ini belum ada penetapan wilayah pertambangan rakyat (WPR) untuk Kali Apu. “Memang arahan dari Gubernur [Ganjar Pranowo] begitu, Kali Apu jadi kawasan pertambangan rakyat. Namun, kalau pertambangan rakyat harus menetapkan WPR dan ini butuh waktu lama. Oleh karena itu, sebagai legalitas aktivitas tambang, kelompok penambang di wilayah Kali Apu harus mengajukan wilayah izin usaha pertambangan,” papar Kasi Penyuluhan dan Penindakan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jateng, Joko Wiyanto, saat survei lokasi penambangan di Kali Apu, Selasa (13/4/2016). Selain itu, masyarakat sekitar Kali Apu juga keberatan dengan kebijakan itu. Warga mengeluh jika dengan penambangan manual, penghasilan yang diperoleh sedikit, hanya sekitar Rp50.000/hari. Joko menjelaskan di Kali Apu sudah terbentuk 11 kelompok penambang dengan jumlah total 3.000 warga. Dari 11 kelompok itu, ada lima kelompok yang diwakili oleh masing-masing pengusaha, sedang mengajukan izin penambangan dengan alat berat. Lima pengajuan izin itu nantinya akan difasilitasi oleh Pemprov Jateng dan Pemkab Boyolali terutama terkait dengan kajian-kajian yang diperlukan untuk izin usaha pertambangan eksplorasi. Selama ini, pengusaha tidak mampu menyampaikan kajian geologi, kajian eksplorasi dan studi kelayakan sehingga tidak ada izin tambang yang terbit untuk wilayah Kali Apu. “Untuk legalitas dan izin nanti akan kami fasilitasi. Yang jelas, nanti di Kali Apu akan kami bagi, untuk manual dan dengan alat berat,” imbuh Joko. Di satu sisi, 11 kelompok penambang yang ada di Kali Apu juga harus mengurus badan hukum. Pemprov Jateng juga akan mengatur secara teknis aktivitas tambang di Kali Apu, baik secara manual maupun dengan alat berat. Tiap kelompok penambang minimal mengajukan 5 hektare lahan untuk dieksplorasi. Sementara, dalam izin penambangan akan ditentukan umur tambang, berapa material yang bisa diekspolasi setiap harinya, dan ketentuan teknis lainnya. “Jadi dalam eksplorasi itu diketahui cadangan materialnya berapa, usia tambang berapa tahun dan sebagainya.” Sejak letusan Gunung Merapi tahun 2010, belum pernah dilakukan kajian terkait potensi dan cadangan tambang di Kali Apu. Sementara itu, dalam survei kemarin tim dari Dinas ESDM Provinsi Jateng juga melibatkan tim dari Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak dan Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM). Dalam survei itu tim memetakan potensi dan kawasan yang akan diatur untuk penambangan manual dan dengan alat berat. Dalam survei tim cukup prihatin dengan kondisi Kali Apu yang dieksplorasi besar-besaran tanpa ada izin dari pemerintah. Eksplorasi barang tambang bahkan terus mendekati kawasan hutan milik Taman Nasional Gunung Merapi. Petugas Pengendali Ekosistem Hutan BTNGM, Wahid Adi Wibowo, mengatakan jarak aktivitas tambang dengan kawasan hutan tinggal 980 meter. BTNGM khawatir jika tambang liar ini tidak dikendalikan berpotensi merusak ekologi di kawasan Kali Apu yang merupakan perbatasan Merapi-Merbabu.









